Deposit
Halaman ini adalah Dasbor Manajemen Proses Deposit yang komprehensif. Berbeda dari halaman riwayat transaksi biasa, halaman ini dirancang sebagai sebuah alur kerja persetujuan multi-tahap (multi-stage approval workflow) untuk menangani setiap dana masuk dari nasabah.
Tujuan utamanya adalah untuk memastikan setiap deposit melalui serangkaian pemeriksaan dan validasi oleh tim yang berbeda sebelum dana tersebut secara resmi dikreditkan ke akun nasabah. Struktur ini dirancang untuk meningkatkan keamanan, akurasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana nasabah.
Halaman ini dibagi menjadi empat bagian, yang merepresentasikan tiga tahap antrean kerja (queue) dan satu bagian riwayat (history).
1. Tahap VERIFICATOR (Antrean Verifikasi Awal)
Ini adalah pintu gerbang pertama untuk semua permintaan deposit yang masuk.
-
Tujuan: Tim Verifikator di sini bertugas untuk melakukan pemeriksaan awal. Tugas utama mereka kemungkinan besar adalah memvalidasi bukti transfer yang diunggah oleh nasabah, memastikan bukti tersebut sah dan informasinya cocok dengan permintaan.
-
Fungsi: Setiap baris permintaan memiliki tombol "Detail" yang memungkinkan Verifikator untuk melihat rincian lengkap dan dokumen pendukung sebelum mengambil tindakan (menyetujui ke tahap selanjutnya atau menolak).
2. Tahap ACCOUNTING (Antrean Akuntansi/Keuangan)
Setelah sebuah permintaan lolos dari tahap Verifikator, permintaan tersebut akan masuk ke antrean ini.
-
Tujuan: Tim Akuntansi bertanggung jawab untuk melakukan rekonsiliasi finansial. Mereka akan memeriksa rekening koran perusahaan untuk memastikan bahwa dana dari nasabah benar-benar sudah masuk dan diterima di rekening perusahaan.
-
Fungsi: Sama seperti Verifikator, tim Akuntansi akan menggunakan tombol "Detail" untuk meninjau dan memberikan persetujuan jika dana sudah terkonfirmasi.
3. Tahap AUTHORIZATION (Antrean Otorisasi Final)
Ini adalah tahap persetujuan terakhir dalam alur kerja.
-
Tujuan: Setelah dana terkonfirmasi oleh tim Akuntansi, permintaan akan masuk ke antrean Otorisasi. Tim atau personel di tahap ini (biasanya level senior atau manajer) memberikan persetujuan akhir untuk mengkreditkan dana ke dalam akun trading nasabah.
-
Fungsi: Otorisasi final ini memicu sistem untuk menambahkan saldo ke akun nasabah yang bersangkutan.
4. Tabel HISTORY (Riwayat Transaksi)
Bagian ini adalah arsip atau log audit dari semua permintaan deposit yang telah selesai diproses.
-
Tujuan: Menyimpan catatan lengkap dari setiap transaksi deposit beserta jejak persetujuannya.
-
Kolom Penting: Selain detail transaksi standar, terdapat kolom-kolom persetujuan (
VER.,FIN.,AUTH.). Kolom-kolom ini menampilkan status ("Accept" atau "Reject") dari setiap tahap. Ini menciptakan jejak audit yang sangat transparan, menunjukkan siapa atau tim mana yang menyetujui di setiap langkah. -
Fungsi Tambahan: Terdapat fungsi "Print" untuk mencetak bukti atau rekam dari transaksi yang sudah selesai.
Alur Kerja Keseluruhan
Sebuah permintaan deposit akan "berjalan" dari satu tabel ke tabel berikutnya: mulai dari VERIFICATOR, lalu ke ACCOUNTING, kemudian ke AUTHORIZATION. Setelah disetujui di tahap terakhir, permintaan tersebut akan hilang dari antrean dan catatannya akan muncul secara permanen di tabel HISTORY.