Retention Queue

Halaman ini adalah Antrean Kerja Retensi (Retention Queue). "Retensi" dalam konteks ini adalah upaya untuk mempertahankan nasabah agar tetap aktif dan loyal pada platform. Halaman ini berfungsi sebagai dasbor real-time untuk tim khusus (kemungkinan tim Sales atau Retensi) yang bertugas untuk menghubungi nasabah.

Tujuan utama dari halaman ini adalah untuk menyediakan daftar tugas yang terorganisir, di mana setiap barisnya merepresentasikan satu nasabah yang perlu dihubungi. Berdasarkan waktu pada data yang ditampilkan, antrean ini diperbarui secara langsung, menandakan adanya tugas-tugas baru yang harus segera ditindaklanjuti oleh tim.

1. Detail Kolom pada Tabel Antrean

Tabel ini memiliki struktur yang sangat informatif, mengelompokkan informasi berdasarkan pihak yang terlibat:

  • DATE TIME: Menampilkan waktu kapan tugas retensi ini dibuat dan masuk ke dalam antrean, menunjukkan urgensi dari setiap tugas.

  • Grup SALES:

    • Kolom-kolom di bawah grup ini (NAME, EMAIL) mengidentifikasi petugas internal dari tim sales atau retensi yang bertanggung jawab atau ditugaskan untuk menangani klien pada baris tersebut.

  • Grup CLIENT:

    • Kolom-kolom di bawah grup ini (NAME, EMAIL) mengidentifikasi nasabah (klien) yang menjadi target dari tugas retensi ini.

  • BALANCE:

    • Menampilkan saldo akun milik klien. Ini adalah informasi kunci yang sangat penting bagi petugas retensi untuk memahami kondisi finansial klien dan menyesuaikan pendekatan mereka saat berkomunikasi.

  • ACTION:

    • Kolom ini berisi tombol bagi petugas untuk memproses tugas mereka di antrean.

    • Tombol Hijau (✓): Digunakan untuk menandai bahwa tugas telah selesai ditindaklanjuti (misalnya, klien sudah berhasil dihubungi).

    • Tombol Merah (✗): Digunakan untuk menghapus tugas dari antrean, mungkin karena klien tidak dapat dihubungi atau tugas tersebut tidak lagi relevan.

Alur Kerja (Workflow) Halaman Ini

Secara praktis, alur kerja di halaman ini adalah sebagai berikut:

  1. Sistem secara otomatis menghasilkan sebuah "tugas retensi" (misalnya, ketika seorang klien lama tidak aktif atau setelah melakukan penarikan dana besar) dan memasukkannya ke dalam antrean ini.

  2. Petugas dari tim retensi melihat tugas baru muncul di halaman ini secara real-time.

  3. Petugas tersebut menggunakan informasi yang tersedia untuk menghubungi klien.

  4. Setelah selesai, petugas akan menekan tombol hijau atau merah untuk membersihkan tugas tersebut dari antreannya.

Sistem ini memastikan bahwa upaya retensi dilakukan secara cepat, terstruktur, dan terukur.

wV3NxwAAAAGSURBVAMAPTWP2dWXgp0AAAAASUVORK5CYII=

Article Details

Article ID:
21
Category:
Views:
3